Selasa, 17 Mei 2016

Kamu Terlena Atau Ambisius?

       Dalam sebuah organisasi, pasti ada yang namanya program kerja, baik internal atau eksternal. Tapi apa jadinya kalau tidak ada balancing antara internal dan eksternal?

      Sibuk mengurus wajah ketimbang membersihkan kotoran dalam perut. Ungkapan yang tepat sebagai gambaran saat ini. Mungkin memang ada perbedaan prinsip disini.
      Hidup adalah amanah. Amanah diberikan berdasarkan penilaian, baik secara kuantitas, kualitas maupun attitude dan moral. Jangan berpikir yang ngga - ngga alias suudzon terhadap situasi ini. Mari berkaca dengan keadaan kita saat ini, pantas dan layak kah kita meminta lebih sementara rongga dalam kita bernanah?
      Kemudian muncul pertanyaan kasar, sampai kapan kalian akan sevokal ini? Sampai kapan kalian akan seribet ini? Apakah setelahnya kalian konsisten? Apa pernah terpikir kegiatan lainnya? Silahkan tanya pada diri kita masing - masing....
      Jangan membawa suara "Harga Diri". Harga diri ada karena internal kita, internal kita yang harus menunjukan bahwa kita layak. Sudahkah layak? Silahkan kita flashback beberapa minggu lalu, apa yang terjadi di internal kita?
      Kesalahan kita adalah ambisius bodoh. Bodoh karena tidak mau peduli dengan nanah dalam kulit kita, sementara ingin terlihat baik.

       Kalian yang saat ini tengah dalam "kemabukan", biar waktu yang mengajarkan kalian bahwa introspeksi adalah hal mutlak dalam pemenuhan hak atas kewajiban... Semoga kalian sadar, bukan saya diam atas semua ini. Saya tau bahwa kalian sudah pada tahap mabuk luar biasa, biar hal yang luar biasa juga yang menyadarkan kalian... Saat ini, saya pun belajar, belajar dari kalian, bagaimana Allah menyadarkan kalian...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar